Tentang Kopi Warga

Visi :

Menjadikan produk kopi arabica asal Indonesia sebagai specialty coffee terbaik di dunia.

Misi :
  • Menghijaukan lahan guna menciptakan pelestarian lingkungan yang sehat dan maslahat bagi dunia.
  • Memberdayakan kemampuan ekonomi para petani kopi di desa agar memiliki tingkat penghidupan yang lebih sejahtera.
  • Memperkenalkan berbagai jenis specialty coffee Indonesia untuk dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia dan dunia.
  • Menciptakan varietas baru jenis kopi arabica Indonesia yang dapat dipersaingkan di tingkat global.

 

Kopi Warga adalah brand specialty coffee yang digagas oleh para petani lokal yang tergabung dalam kelompok tani Agro Nusantara di Pangalengan yang dipelopori oleh para petani lokal dan komunitas para petani yang berkomitmen untuk senantiasa berusaha menemukan kopi terbaik dengan karakter unik dan spesifik untuk kami sajikan kepada para penikmat kopi sejati. Diawali dengan pengamatan kami terhadap warga di sekitar lereng Gunung Wayang Windu, Gunung Malabar, Gunung Puntang dan Gunung Tilu di daerah Priangan Selatan, Jawa Barat, dimana kebanyakan dari mereka bertani kopi arabica jenis typica atau kopi buhun yang dulu dikenal dengan istilah Java Preanger. Dari situ, observasi tim ahli kami berlanjut ke beberapa daerah penghasil kopi di Jawa Barat secara khusus dan seluruh wilayah Indonesia.

Sistem penanaman kopi dilakukan secara padat karya oleh para petani lokal yang punya passion pada bidang budidaya kopi unggul, sehingga mampu menghasilkan kualitas kopi yang memenuhi syarat specialty coffee. Mulai dari seleksi bibit berkualitas dan penanaman di dataran tinggi yang sesuai dengan varietas kopi yang dapat tumbuh sempurna di wilayah priangan selatan. Dengan metode budi daya kopi yang ditangani oleh para ahli, pemetikan ceri kopi yang apik, penjemuran secara alami, hingga proses seleksi biji kopi terbaik, proses penyangraian sampai kopi siap disajikan kepada penikmat kopi, kesemuanya itu diawasi secara ketat oleh para ahli berpengalaman.

Menikmati Kopi Warga berarti menikmati kopi istimewa sambil memberdayakan warga lokal dan ikut pula berperan dalam pelestarian alam serta penghijauan dimana kopi itu ditanam.

Keterangan gambar: Foto keluarga Abdul Sobur di atas puncak Gunung Malabar, pada ketinggian 2.050 mdpl